ZINC: Tatalaksana Baru Pengobatan Diare

Diare akut masih menjadi penyebab kematian pada anak. Dalam dekade terakhir ini beberapa usaha yang telah dilakukan oleh banyak pihak seperti pemberian cairan rehidrasi oral sangat membantu menurunkan angka kematian diare karena dehidrasi. Angka kematian diare turun dari 4.5 juta ke 1.8 juta karena pemberian cairan rehidrasi oral. Walaupun begitu diare akut masih tetap menjadi penyebab kematian utama di negara sedang berkembang.

Dalam beberapa tahun terakhir ini WHO dan UNICEF telah membuat langkah terobosan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian karena penyakit diare. Terobosan ini adalah pembuatan cairan rehidrasi baru yaitu oralit osmolaritas rendah dan pemberian zinc.

Tatalaksana baru diare

Petugas kesehatan dalam melakukan tata laksana baru diare harus menggunakan cairan rehidrasi oral baru yaituyang osmolaritas nya rendah dan telah direkomendasi oleh WHO dan UNICEF pada tahun 2004. Selain itu petugas kesehatan harus memberikan Zinc selama 10 hari. Pemberian cairan rumah tangga (CRT) untuk mencegah dehidrasi masih tetap dianjurkan. Sedangkan jenis dan komposisi CRT masih tetap seperti sebelumnya yaitu mengandung air, natrium (garam) dan glukosa (gula) dengan osmolaritas tidak lebih dari 289 osmol setara dengan cairan norma (fisiologis). Yang perlu ditekankan bahwa anak yang diare dan diobati dirumah harus diberi obat zinc selama 10 hari

Keberhasilan tata laksana baru pada diare ini tergantung bagaimana penerimaan alasan ilmiah dan kegunaan terapi yang baru ini dan juga tergantung dari pengetahuan masyarakat tentang penata laksanaan diare yang diberikan oleh tenaga kesehatan.

Oleh karena itu pengetahuan kepada petugas dan masyarakat perlu ditegaskan seperti berikut ini:
1. Mencegah dehidrasi dengan memberikan cairan yang tepat yang ada dirumah termasuk oralit, ASI dan pemberian makanan yang sesuai umur
2. Kenali tanda tanda dehidrasi dan bawa anak ke puskesmas, klinik kesehatan, atau rumah sakit untuk pemberian oralit baru, atau pemberian cairan intravena dan untuk diketahui tanda-tanda lain jika terjadi diare berdarah
3. Berikan obat zinc 20 mg perhari untuk anak diatas 6 bulan dan 10 mg perhari untuk anak dibawah 6 bulan, selama 10 hari.

Sedangkan untuk petugas kesehatan dianjurkan untuk melakukan sebagai berikut:
1. Anjurkan ibu penderita diare untuk memberikan CRT sesegera mungkin
2. Berikan oralit baru sesegera mungkin, sampai diare sembuh
3. Berikan anak obat zinc 20 mg perhari untuk anak umur lebih dari 6 bulan dan 10 mg untuk anak kurang dari 10 mg, selama 10 hari berturut – turut
4. ASI diteruskan
5. Pemberian antibiotik selektif hanya pada diare yang berdarah
6. Beri nasihat kepada ibu untuk meningkatkan jumlah pemberian cairan dirumah dan makanan selama anak diare

Alasan ilmiah tatalaksana baru diare pada anak

Terdapat bukti bukti yang mendukung tata laksana baru diare pada anak:
1. Pengembangan penyempurnaan formula baru oralit berdasarkan bukti penelitian yang mengatakan bahwa penurunan gula dan garam (NaCl) memperpendek lama diare, mengurangi volume tinja dan mengurangi penggunaan cairan intravena
2. Pemberian zinc sebagai obat terbukti mengurangi lama dan beratnya diare, serta menurunkan angka kejadian diare berikutnya selama 2 – 3 bulan kedepan.

Pengembangan formula baru oralit

Lebih dari 25 tahun WHO dan UNICEF merekomendasi formula tunggal oralit berdasar glukosa untuk mencegah dan mengobati dehidrasi akibat diare tanpa meliat penyebab diarenya dan umur penderita. Hasilnya sangat menakjubkan dengan formula tunggal ini dimana kadar natrium 90 meq/l dan osmolaritasnya 311 mosm/l angka kematian karena dehidrasi menurun tajam.

Dalam 20 tahun terakhir beberapa penelitian mempelajari effek pengembangan oralit baru dimana kadar gula diturunkan menjadi 75 mmol/l dan Natrium 75 meq/l dengan osmolaritas 245 mmol/l. Penurunan kadar ini untuk menghindari effek samping hipernatremia dan kemampuan absorpsi yang kurang. Ternyata hasilnya baik dimana dengan formula baru ini bisa mengurangi lama diare dan mengurangi jumlah tinja yang keluar.

Pengembangan zinc sebagai obat diare

Pemakaian zinc sebagai obat pada diare didasarkan pada alasa ilmiah bahwa zinc mempunyai effek pada fungsi kekebalan saluran cerna dan berpengaruh pada fungsi dan struktur saluran cerna serta mempercepat proses penyembuhan epiel selama diare. Kekurangan zinc ternyata sudah pandemik pada anak anak di negara sedang berkembang. Zinc telah diketahui berperan dalam metallo-enzymes, polyribosomes, membran sel, fungsi sel, dimana hal ini akan memacu pertumbuhan sel dan meningkatkan fungsi sel dalam sistem kekebalan. Perlu diketahui juga bahwa selama diare berlangsung zinc hilang bersama diare sehingga hal ini bisa memacu kekurangan zinc ditubuh.

Bukti bukti yang telah disebar luaskan dari hasil penelitian bahwa zinc bisa mengurangi lama diare sampai 20% dan juga bisa mengurangai angka kekambuhan sampai 20%. Bukti lain mengatakan dengan pemakaian zinc bisa mengurangi jumlah tinja sampai 18-59%. Dari bukti-bukti juga dikatakan tidak ada efek samping pada penggunaan zinc, jika ada ditemukan hanya gejala muntah.

Pada penelitian selanjutkan didapatkan bahwa zinc bisa digunakan sebagai obat pada diare akut, diare persisten, sebagai pencegahan diare akut dan persisten serta diare berdarah. Dalam penelitian biaya untuk diare dengan menggunakan zinc dikatakan zinc bisa menekan biaya untuk diare. Pemberian zinc untuk pengobatan diare bisa menekan penggunaan antibiotik yang tidak rasional.

Kesimpulan

Pemberian zinc selama 10 hari berdasarkan dosis sebagai tatalaksana baru diare (untuk semua kasus diare) sangat memberi harapan baru untuk percepatan penurunan angka kesakitan dan kematian diare serta penghematan biaya dalam tata laksana diare

Daftar Pustaka

WHO,.UNICEF.,USAID.,John Hopkins Bloomberg Scholl of Public Health. Implementing the New Recommendations on the Clinical Management of Diarrhoea: Guidelines for Policy Makers and Programme Managers. 2006. WHO, Library Cataloguing in Publication Data.

Nama: Dwi Ernawati / 090104006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: