Perawatan Payudara

Payudara menyimpan daya tarik. Terkadang, payudara yang tidak kencang atau melorot dikonotasikan dengan kesan negatif atau miring. Oleh karena itu, jagalah payudara tetap kencang. Payudara mudah melorot sebab tidak ditunjang oleh otot. Payudara hanya berupa sekumpulan kelenjar lemak dan jaringan penghubung yang memadukan kelenjar di otot dada. Masa pertumbuhan payudara dimulai sejak wanita haid sampai umur 16-18 tahun.

Agar bentuk dan kepadatan payudara bisa optimal, wanita perlu mengenakan BH (Breast Holder), beha atau Bra. BH juga dapat mencegah turunnya payudara lebih dini. Meski demikian BH tidak mutlak dipakai 24 jam sehari nonstop. Saat tidur hendaknya BH ditanggalkan. Tujuannya, peredaran darah di payudara bisa lancar. Jika nanti sudah menyusui, hendaknya memilih BH berlubang pada puting. Dengan demikian payudara tetap tersanggah dengan baik, meski sedang menyusui. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan BH. Jika BH lembab, payudara akan gatal dan iritasi.

Kelainan pada payudara pastilah merupakan mimpi buruk bagi wanita. Percaya diri lenyap, dan tak jarang memengaruhi hubungan dengan pasangan.

Apa saja kelainan payudara dan bagaimana merawat payudara agar sehat dan indah?

Payudara ternyata juga butuh perawatan agar bisa sehat dan indah terawat. Kelainan pada payudara timbul dalam berbagai bentuk. Ada pula yang karena faktor bawaan, pula karena kelainan hormon. Menurut dr. Sonar Soni Panigoro, SpB.K-Onk dari Klinik Swadana Bedah Tumor RSCM, Jakarta, secara garis besar kelainan-kelainan pada payudara wanita terbagi dalam 5 kelompok besar, yakni:

1. Infeksi Payudara

Infeksi ini terbagi dua, infeksi pada masa menyusui dan infeksi yang umumnya sering terjadi. “Bisa akibat kuman atau virus dari luar yang masuk ke dalam tubuh. Biasanya, payudara akan membengkak dan muncul keluhan rasa nyeri,” tutur Sonar. Infeksi payudara lebih sering terjadi pada wanita yang sedang menyusui. Pasalnya, air susu ibu (ASI) merupakan media paling subur bagi pertumbuhan kuman-kuman penyakit. Jika ada hambatan dalam proses pengeluaran air susu, maka kuman jadi lebih mudah masuk.

“Wanita yang sedang menyusui kerap mengeluh demam. Selain itu, payudara akan terasa sakit dan memerah. Kalau infeksi sudah parah, bisa pecah seperti bisul,” tambah Sonar. Namun, bukan tak mungkin infeksi juga dialami wanita yang tidak sedang menyusui. “Ini akibat masuknya kuman pada lapisan kelenjar payudara.”

2. Kelainan Bawaan

Payudara manusia sebenarnya seperti pada binatang. Manusia memiliki 6 pasang payudara. Posisi yang akan menjadi cikal bakal payudara dimulai dari pangkal ketiak hingga selangkangan. Pada saat kehamilan 10 minggu, ini akan hilang, kecuali di kiri-kanan dada. Pada beberapa orang, fase tersebut bisa saja terhambat. “Ini dapat menyebabkan tumbuh payudara lebih dari sepasang. Oleh sebab itu, beberapa wanita memiliki payudara lebih dari sepasang. Bahkan, payudara tambahan ini kadang dilengkapi puting susu juga,” lanjutnya.

Besar-kecilnya kelenjar payudara tambahan ini pun bervariasi. “Lebih sering terjadi, adanya gumpalan kelenjar payudara pada salah satu sisi ketiak. Tapi, ada pula yang kelenjar payudaranya tidak terbentuk sama sekali, atau perkembangan kedua payudara tidak berjalan normal,” tambah Sonar.

Wanita dengan kelainan seperti ini biasanya tak nyaman dengan kondisi tubuhnya. Tak jarang, kelainan bawaan ini membuat wanita kehilangan rasa percaya dirinya. Dokter biasanya akan mengambil langkah operasi estetika. Menurut Sonar, munculnya kelenjar payudara tambahan ini juga perlu diwaspadai. “Soalnya, benjolan yang tumbuh sebagai payudara tambahan ini kemungkinan bisa berkembang menjadi tumor.”

3. Status Hormon

Kelainan hormonal cukup sering dikeluhkan wanita. Timbul nyeri dan pegal pada payudara. Keluhan sering terjadi menjelang atau ketika tiba masa menstruasi. “Rasa sakit bervariasi, ada yang nyeri biasa, tapi ada juga yang merasa nyeri luar biasa,” tutur Sonar.

Payudara disiapkan tubuh untuk memproduksi air susu pada akhir masa kehamilan. Ketika menstruasi, kondisi payudara dipengaruhi oleh hormon kewanitaan. “Ini yang membuat payudara terasa lebih padat dan kencang. Tak jarang disertai munculnya benjolan, selain keluar cairan dari kedua puting susu.” Sonar mengganggap kelainan hormonal ini merupakan reaksi wajar. “Kecuali bila muncul rasa sakit yang hebat, sebaiknya segera kunjungi dokter.”

4. Neoplasma-Tumor

Tumor terbagi tumor jinak dan ganas. “Selama 30 tahun ini, pasien di Indonesia lebih banyak mendatangi dokter setelah tumor yang diidapnya memasuki stadium lanjut,” ungkap Sonar. Hal itu tentu saja mengakibatkan pengobatan medis yang diberikan tidak maksimal.

5. Kelainan lain

Salah satunya adalah trauma pada payudara. “Trauma dapat terjadi karena adanya benturan keras pada payudara,” jelas Sonar.

Oleskan Minyak zaitun

Berkurangnya kekencangan payudara merupakan momok bagi kaum wanita. Oleh sebab itu, payudara perlu dirawat, selayaknya kita merawat bagian tubuh lainnya.

1. Kenakan bra untuk menjaga bentuk payudara tetap indah. Pilih ukuran bra yang sesuai agar dapat menopang payudara dengan baik.

2. Bersihkan secara rutin daerah seputar puting susu dengan kapas yang dibasahi air hangat.

3. Oleskan minyak zaitun pada payudara untuk menjaga kelembaban. Agar hasilnya lebih maksimal, lakukan pijatan ringan dengan gerakan lembut.

4. Lakukan senam ringan dengan fokus untuk memperkuat otot dada.

Awas Kanker Payudara

Gejala awal penyakit yang jadi momok wanita ini ditandai munculnya benjolan sebesar kelereng.

Benjolan ini tak teraba dengan tangan ketika ukurannya masih kecil. Selain itu, salah satu puting susu mengeluarkan cairan berwarna merah dan berbekas di bra. Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit paling mematikan di Indonesia. “Ini karena beberapa faktor. Bisa jadi mereka enggak tahu atau merasa malu berobat. Kebanyakan pasien lebih memilih pengobatan alternatif. Mereka mendatangi dokter setelah penyakitnya mencapai stadium lanjut,” papar Sonar.

Salah satu upaya mengetahui kelainan pada payudara adalah dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri). SADARI dapat dilakukan 7-10 hari sesudah menstruasi hari terakhir. Untuk membantu proses ini, oleskan sedikit minyak zaitun atau busa sabun mandi di permukaan payudara. Ini akan memperlicin permukaan payudara. Selain itu tangan menjadi lebih sensitif meraba kemungkinan adanya benjolan di payudara.

Langkah-langkah melakukan SADARI:

a. Dalam posisi berbaring telentang, letakkan tangan kanan di bawah kepala. Letakkan sebuah bantal kecil di bawah punggung sebelah kanan.

b. Raba seluruh bagian payudara sebelah kanan dengan menggunakan 3 ujung jari tengah yang dirapatkan.

c. Lakukan gerakan memutar dan tekanan lembut tetapi mantap. Lakukan gerakan ini mulai dari bagian pinggir searah jarum jam.

d. Ulangi gerakan serupa pada payudara sebelah kiri. Rasakan dan perhatikan dengan seksama, apabila muncul benjolan yang mencurigakan.

e. Tekan pelan-pelan daerah di sekitar puting. Perhatikan, apakah puting mengeluarkan cairan yang tidak normal.

f. Dalam posisi berdiri dan lengan lurus ke bawah, teliti kedua payudara di depan cermin. Perhatikan, bila ada benjolan atau perubahan bentuk payudara.

g. Angkat kedua lengan lurus ke atas. Ulangi langkah di atas.

Jangan Asal Besar

Besar-kecilnya ukuran payudara memang relatif, tak sama pada masing-masing wanita.

Namun, ada asumsi, payudara yang besar akan lebih indah. Akibatnya, banyak wanita yang merasa tak puas dengan ukuran payudara mereka dan berusaha melakukan rekonstruksi payudara, baik dengan operasi payudara maupun pemakaian obat-obatan yang dipercaya bisa membesarkan ukuran payudara.

“Tindakan operasi payudara tidak boleh dilakukan sembarangan, seperti yang terjadi di salon-salon kecantikan, misalnya,” ujar Sonar. Operasi pembesaran payudara sebaiknya dilakukan dokter ahli bedah estetika. Pasalnya, pembesaran payudara secara ilegal dapat berakibat fatal. Pada beberapa kasus, akibat fatal terjadi karena penyuntikan silikon cair pada kelenjar payudara. “Silikon menyebar dan bereaksi dengan organ tubuh lainnya. Ini sangat berbahaya,” lanjut Sonar. “Yang benar adalah dengan silikon dalam kantung yang ditanam pada kelenjar payudara. Tindakan ini aman selama dilakukan dengan benar.”

Belakangan juga banyak beredar produk perawatan untuk memperbesar ukuran payudara. Sebagian wanita ada yang mencoba produk berbentuk krim untuk membesarkan payudara.

“Tapi ini pun belum terbukti efektif. Perkembangan payudara hanya bisa dipengaruhi oleh faktor hormonal,” tukas Sonar. Penggunaan obat-obatan yang mengandung hormon juga tidak disarankan. Pasalnya, hal itu dapat menyebabkan efek samping tertentu, seperti kenaikan berat badan dan munculnya kelainan lain.
Banyak sekali cara untuk merawat payudara agar tampak indah. Di antaranya dengan melakukan senam. Akan tetapi senam harus disertai dengan ketekunan dan kesabaran. Karena hasilnya tidak akan terlihat dalam waktu yang singkat. Senam harus dilakukan secara teratur. Jika dilakukan sesekali saja, maka hasilnya pun tidak akan seperti yang diharapkan. Senam juga sebaiknya dilakukan pada pagi hari, beberapa saat setelah bangun tidur.

Olah raga renang adalah senam yang terbaik bagi payudara, karena semua otot-otot yang berhubungan dengan otot-otot payudara bekerja dengan baik. Selain itu, gerakan air dingin sangat baik untuk memperlancar peredaran darah di sekitar payudara. Gerakan air tidak hanya baik bagi peredaran darah tapi juga sangat baik pengaruhnya bagi kulit.

Sedangkan jogging yang banyak digemari, sesungguhnya kurang baik bagi keindahan payudara, karena jaringan-jaringan yang menguatkan ikatan penyangga justru akan mengendur. Akibatnya, payudara akan menjadi kendur. Apalagi bila jogging dilakukan tanpa mengenakan “bra”.

Beberapa gerakan senam di bawah ini bisa membantu memperindah payudara Anda:

  1. Tidur dengan posisi tengkurap, kemudian tekuk kedua belah tangan dan pakailah sebagai alas dada.
  2. Luruskan tangan sehingga posisi badan bagian atas akan terangkat. Ulangilah gerakan ini sampai 10 hitungan. Bila sudah terbiasa melakukannya, tambahlah gerakan menjadi 20 hitungan.
  3. Berdiri dengan posisi kedua belah tangan ke belakang sambil menggenggam benda yang agak berat/tongkat.
  4. Bungkukkan badan ke depan sampai bagian punggung menjadi datar. Kemudian gerakan kedua belah tangan seperti hendak meraih sesuatu yang tak terjangkau secara bergantian. Lakukan gerakan ini sebanyak 20 kali.
  5. Tangan di depan dada (bersedakep). Lakukan gerakan mendorong dengan kekuatan yang bertumpu pada otot-otot bahu, maka otot-otot bahu dan otot-otot di sekitar payudara terasa mengencang. Ulangi gerakan ini sampai 20 kali hitungan. Bila sudah terbiasa dapat ditingkatkan menjadi 100 hitungan.

Selain melakukan senam, ada beberapa hal lain yang dapat dilakukan dalam perawatan payudara. Misalnya dengan pengurutan (massage), dalam hal ini pengurutan harus dilakukan secara benar. Pengurutan yang salah, justru akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Bila kita tidak mengetahui tentang pengurutan yang baik, sebaiknya pengurutan dilakukan oleh ahlinya,. Penyiraman air dingin pagi hari pada payudara sangat baik, karena akan merangsang kerja otot-otot payudara. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dihindarkan dalam perawatan payudara ini.

Hindarkanlah:

– Mandi dengan air panas terlalu sering.

– Jangan tidur dengan posisi tengkurap.

– Jangan terlalu sering tidak mengenakan “bra”.

– Janganlah melakukan diet yang terlalu ketat, karena bila berat badan turun secara melonjak akan merusak bentuk dan keindahan payudara.

– Jangan memakai “bra” yang terlalu sempit. Pilihlah “bra” yang mempunyai dudukan yang enak dan pas, sehingga tidak mengganggu pernapasan.

Kebanyakan wanita menjadi kecil hati bila memiliki payudara yang kecil. Hal itu sebenarnya tidak perlu terjadi, karena keindahan payudara tidak tergantung dari besar atau kecilnya payudara. Apa artinya payudara besar jika tidak sehat. Jadi kesimpulannya yang sangat penting justru kesehatan dari payudara itu. Karena payudara yang sehat sudah barang tentu akan indah pula.

andesia / 090104061

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: